24 Sep 2024 · 5.078 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Hadrah Basaudan adalah sebuah kumpulan doa, dzikir, munajat, qasidah, dan tawassul yang disusun oleh Syaikh Abdullah bin Ahmad Basaudan. Namun, penyusunannya dimulai oleh Habib Umar bin Abdur Rahman Al-Baar dan dilanjutkan oleh muridnya, Syaikh Abdullah Basaudan, hingga akhirnya disempurnakan oleh Habib Abdur Rahman Al-Masyhur, penulis kitab terkenal "Bughyatul Mustarsyidin". Di beberapa wilayah, hadrah ini dikenal dengan nama "Hadrah Al-Baar", merujuk pada kontribusi awal Habib Umar Al-Baar dalam menyusunnya.
Nama Hadrah Basaudan belakangan lebih dikenal di kalangan Muslim di berbagai belahan dunia. Nama tersebut dinisbatkan kepada Syaikh Abdullah bin Ahmad Basaudan, yang dikenal sebagai salah satu ulama besar, lahir di Hadramaut pada tahun 1178 H/1764 M. Nasab beliau tersambung dengan sahabat Rasulullah SAW, Sayyidina Miqdad bin Al-Aswad r.a.
Habib Muhammad bin Ali Masyhur menegaskan bahwa Hadrah Basaudan pada awalnya disusun oleh Habib Umar Al-Bar, kemudian diteruskan oleh Syaikh Abdullah Basaudan da
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+