26 Sep 2024 · 1.189 dibaca · Islam Nusantara
Laduni.ID, Jakarta - Umat Islam merayakan Maulid Nabi sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan risalah dari Allah SWT, Tuhan Penguasa Alam Semesta.
Pada 2 Januari 1950, untuk pertama kalinya perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW diadakan di Istana Negara atas inisiatif Presiden Sukarno. Acara tersebut berlangsung dengan meriah, dihadiri oleh berbagai perwakilan negara tetangga. Menteri Agama yang sekaligus seorang ulama muda kharismatik, KH. Wahid Hasyim, dalam kesempatan itu turut menyampaikan ceramah.
Sementara Soekarno, sang Proklamator Kemerdekaan RI, menegaskan bahwa semangat Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam menjadi inspirasi dalam perjuangan memerdekakan Indonesia.
Dalam pidatonya, Presiden Soekarno mengungkapkan kekagumannya terhadap Nabi Muhammad SAW dan ajarannya. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran seorang pemimpin besar di setiap zaman.
Di sini bisa dilihat, dalam pidato yang disampaikannya itu menggambarkan pandangannya terkait esensi perayaan Maulid Nabi. Berikut di antara pernyataan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+