03 Oct 2024 ยท 1.194 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Nabi Muhammad SAW, utusan terakhir yang membawa cahaya Islam kepada umat manusia, dilahirkan di Makkah pada 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah. Kehidupan beliau yang penuh berkah dan rahmat telah digariskan oleh Allah SWT sejak awal, termasuk kenyataan bahwa Nabi lahir dalam keadaan yatim.
Kehilangan ayahnya sebelum ia dilahirkan adalah salah satu dari banyak ketentuan Allah yang menandai perjalanan hidupnya sebagai sosok pilihan. Meski tanpa ayah, Nabi Muhammad SAW tidak pernah merasakan kesepian dan kekurangan kasih sayang, karena Allah SWT langsung mendidik dan membimbingnya, sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya:
ููุฅูููููู ุจูุฃูุนูููููููุง
“Maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami.” (QS. At-Thur: 48)
Pendidikan yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW adalah pendidikan Ilahi. Dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW sendiri mengakui keistimewaan ini dengan sabdanya yang terkenal:
ุฃูุฏููุจูููู ุฑูุจููู ููุฃูุญูุณููู ุชูุฃูุฏูููุจูู
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+