03 Dec 2024 · 887 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Dalam Ta'limul Muta'allim, Syaikh Burhanuddin Az-Zarnuji mengungkapkan sebuah prinsip luhur yang menjadi pedoman bagi orang tua dalam menyiapkan masa depan anak-anaknya, yaitu pentingnya menghormati guru, ulama dan orang-orang sholeh. Dalam kitab tersebut disebutkan:
قَالَ مَشَايِخُنَا: مَنْ أَرَادَ أَنْ يَكُوْنَ ابْنُهُ عَالِمًا فَيَنْبَغِي أَنْ يُرَاعِي الْغُرَبَاءَ مِنَ الْفُقَهَاءِ، وَيُكْرِمَهُمْ وَيُعَذِّمَهُمْ وَيُعْطِيَهُمْ شَيْئًا، فَإِنْ لَمْ يَكُنْ ابْنُهُ عَالِمًا يَكُوْنُ حَافِدُهُ عَالِمًا.
“Para guru kami berkata: ‘Barang siapa yang ingin anaknya menjadi seorang yang berilmu, hendaklah ia memuliakan para fuqaha (ulama), menghormati mereka, dan memberikan sesuatu (berupa hadiah) kepada mereka. Jika anaknya tidak menjadi orang alim, maka cucunya akan menjadi orang alim.”
Prinsip ini menekankan bahwa keberhasilan seorang anak dalam menuntut ilmu tidak hanya ditentukan oleh kecerdasannya, tetapi juga oleh keberkahan yang diturunkan dari penghormatan orang tuanya kepa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+