Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Kisah Jalur Rempah (3): Awal Perdagangan hingga Portugis Menaklukkan Malaka 1511 M

11 Dec 2024 · 1.483 dibaca · Sosial Budaya

Laduni.ID, Jakarta - Sekira abad pertama Masehi, dunia mulai menyaksikan era perdagangan internasional yang masif, melibatkan banyak kekaisaran besar seperti Romawi, Parthia, Kushan, Xiongnu, dan Han. Barang-barang berharga seperti rempah-rempah menjadi komoditas utama yang diperdagangkan di sepanjang jalur perdagangan ini, bersama dengan pertukaran budaya, gagasan, dan teknologi. Rempah-rempah seperti lada dan kayu manis sangat dihargai oleh bangsa Romawi, tidak hanya untuk kebutuhan dapur tetapi juga sebagai simbol kemewahan dan status sosial. Jalur perdagangan saat itu mencakup rute darat seperti Jalur Sutra dan rute laut yang melintasi Samudra Hindia.

Di Nusantara sendiri, rempah-rempah telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat lokal jauh sebelum kedatangan bangsa asing. Menurut catatan sejarah, tanaman seperti cengkih dan pala berasal dari Kepulauan Maluku, khususnya Ternate, Tidore, Banda, dan Ambon. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa rempah-rempah dari Nusantara telah diperdagangkan hingga ke luar wilayah sejak awal milenium pertama. Catatan tertulis pertama

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →