24 Dec 2024 · 1.697 dibaca · Islam Nusantara
Laduni.ID, Jakarta - Toleransi dan sikap luwes dalam kehidupan beragama menjadi bagian dari nilai penting yang diwariskan para ulama Nusantara sejak dulu. Salah satu kisah inspiratif ini datang dari Habib Salim bin Jindan, ulama besar yang dikenal sebagai “Singa Podium” pada tahun 1960-an. Cerita ini pernah diungkapkan oleh Habib Ahmad bin Jindan, cucu beliau, dalam salah satu ceramahnya. Cuplikan video terkait banyak tersebar di media sosial, khususnya di Youtube.
Habib Ahmad mengisahkan masa dakwah kakeknya di Sulawesi selama empat tahun. Dalam periode tersebut, Habib Salim dikenal sebagai sosok ulama yang tak hanya berdakwah kepada umat Muslim, tetapi juga menjalin hubungan baik dengan komunitas agama lain. Salah satu momen yang tak terlupakan adalah ketika beliau memberikan ceramah di sebuah gereja.
Kisah ini berawal saat Habib Salim memberikan ceramah di Masjid Agung yang letaknya bersebelahan dengan sebuah gereja. Dalam ceramahnya, Habib
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+