04 Feb 2025 · 930 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta – Praktik transvestisme pada abad ke-18 di Belanda umumnya dilakukan oleh perempuan dan didorong oleh berbagai motif yang beragam. Transvestisme, dalam konteks ini, merujuk pada tindakan seorang mengenakan pakaian yang secara sosial dikaitkan dengan gender yang berbeda dari jenis kelamin biologisnya. Fenomena ini bukan sekadar ekspesi identitas, tetapi sering kali merupakan strategi adaptasi sosial yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, keamanan, atau bahkan aspirasi pribadi.
Perempuan Belanda
Pada abad ke-18, Belanda mencapai puncak kemakmuran dengan tingkat pendapatan nasional yang melapaui Negara-negara Eropa lainnya. meskipun demikian, kesejahteraan ekonomi ini tidak merata di seluruh lapisan masyarakat. Kelompok masyarakat kelas bawah, terutama kaum perempuan, masih menghadapi keterbatasan ekonomi yang signifikan. Kesempatan kerja bagi perempuan dari kelas sosial rendah sangat terbatas, pilihan yang tersedia bagi mereka umumnya hanya menjadi pekerja kasar atau dalam kondisi yang lebih terdesak, mohon maaf, bisa saj
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+