19 Feb 2025 · 964 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta - Ketika tujuh puluh orang berbaiat kepada Rasulullah SAW, beliau merasa senang. Sebab, Allah telah menetapkan baginya “pertahanan” dan sekelompok orang yang piawai dalam urusan perang, senjata, dan pembelaan. Lantas, musibah dan cobaan semakin berat menimpa kaum Muslim yang dilancarkan kaum musyrik. Mereka menyiksa, mencaci, dan mengintimidasi para sahabat Nabi SAW dengan intensitas yang tidak pernah mereka alami sebelumnya. Akhirnya, para sahabat menemui Rasulullah SAW dan meminta izin untuk hijrah. Rasulullah pun menjawab, “Aku telah diberitahu bahwa tempat hijrah kalian adalah Yatsrib. Siapa saja yang ingin pergi, pergilah ke sana.” Peristiwa ini dicatat oleh Ibnu Sa'd dalam Thabaqat-nya, yang diriwayatkan dari Aisyah r.ha.
Maka, para sahabat segera mempersiapkan diri, saling berjanji, dan saling membantu, kemudian berangkat diam-diam. Sahabat yang pertama kali tiba di Madinah adalah Abu Salamah bin Abdul Asad, lalu disusul Amir bin Rabiah bersama istrinya, Layla binti Abu Hasymah, perempuan pertama yang tiba di
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+