Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Mengurai Makna “Ta’jil” yang Menjadi Tradisi Khas Indonesia di Bulan Ramadhan

03 Mar 2025 · 1.224 dibaca · Islam Nusantara

Laduni.ID, Jakarta - Dalam tradisi masyarakat Indonesia, istilah ta’jil begitu lekat dengan momen berbuka puasa. Ketika bulan Ramadhan tiba, banyak orang menggunakan istilah ini untuk merujuk pada makanan ringan yang dikonsumsi saat berbuka, seperti kolak, gorengan, atau minuman manis. Namun, secara bahasa, ta’jil sebenarnya memiliki makna yang lebih mendalam.

Pada dasarnya istilah ta’jil berasal dari bahasa Arab, yakni dari akar kata ‘ajjala-yu’ajjilu-ta’jilan (عجّل-يعجّل-تعجيلا) yang berarti menyegerakan atau bersegera. Tidak bisa diketahui kapan pastinya istilah ini diserap ke dalam bahasa Indonesia dan menjadi bagian dari lema yang dibakukan. Tapi penulisan dalam EYD KBBI disebutkan dengan ejaan “takjil”. Di sini penulis kurang sepakat menggunakannya. Karena itu dalam penyebutannya untuk tulisan ini selanjutnya akan tetap memakai ejaan “ta’jil” persis dengan bunyi aslinya yang diserap dari bahasa Arab di atas.

Dalam konteks ibadah puasa, makna ini merujuk

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →