05 Mar 2025 · 958 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Dalam menjalankan ibadah puasa, selain memperhatikan keabsahannya dari segi fiqih, kita juga harus menjaga kualitasnya dengan menghindari hal-hal yang dapat menghilangkan pahala puasa. Terdapat beberapa Hadis shahih yang menegaskan bahwa dosa tertentu dapat menyebabkan seseorang hanya mendapatkan lapar dan haus tanpa memperoleh pahala dari puasanya.
Al-Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarhul Muhaddzab menjelaskan bahwa kesempurnaan dan keutamaan puasa hanya dapat diraih dengan menjaga diri dari perkataan yang tidak bermanfaat dan perkataan yang buruk, meskipun hal tersebut tidak membatalkan puasa secara hukum fiqih.
Keterangan tersebut setidaknya berdasarkan pada tiga hadis berikut:
Hadis pertama, diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, m
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+