Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Seruan “Imsak” dari Toa Masjid: Antara Ijtihad dan Kesalahpahaman

07 Mar 2025 · 836 dibaca · Islam Nusantara

Laduni.ID, Jakarta - Setiap menjelang bulan Ramadan, umat Islam di Indonesia sudah akrab dengan suara toa masjid yang mengumumkan waktu sahur dan imsak. Biasanya, beberapa menit sebelum adzan Subuh berkumandang, para muadzin atau pengurus masjid mengingatkan jamaah untuk segera menyelesaikan santap sahur mereka, dengan seruan panjang; “imsak…, imsak…, imak….”. Tradisi ini telah mengakar kuat di masyarakat, menjadi bagian dari atmosfer khas Ramadhan yang dirindukan banyak orang.

Namun, belakangan muncul perdebatan mengenai urusan seruan imsak. Sebagian orang mempertanyakan keabsahannya, bahkan menganggapnya sebagai bid’ah—sesuatu yang tidak ada tuntunannya dari Nabi Muhammad SAW. Lantas, bagaimana sebetulnya posisi imsak dalam Islam? Apakah pengumuman imsak melalui toa masjid memang menyalahi syariat, atau justru merupakan bentuk ijtihad yang berlandaskan sunnah?

Konsep Imsak sebagai Ijtihad yang Berlandaskan Sunnah

Secara bahasa, kata imsak berasal dari bahasa Arab (

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →