17 Apr 2025 · 921 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - KH. Bahauddin Nur Salim, atau yang lebih disapa Gus Baha, sering kali memberikan pencerahan hidup dalam setiap ceramahnya. Salah satu hal menarik yang disampaikannya adalah tentang makna terdalam dari kalimat tauhid: Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah.
Dalam ceramahnya yang disampaikan pada Majelis Tahlil Haul ke-52 KH Ma’shoem Achmad di Lasem, Rembang—sebagaimana rekaman yang bisa diakses dalam platform Youtube, Gus Baha menyampaikan betapa dahsyatnya kalimat tersebut, bahkan dalam timbangan akhirat.
Mengutip pernyataan Imam Sya’rani dalam kitab Minanul Kubra, Gus Baha menegaskan bahwa ma’rifatullah—pengenalan terhadap Allah—tidak bisa diberedel, tidak bisa dihapus atau dilenyapkan, Al-Ma’arifu laa Tuslabu. Karena itulah, kata beliau, para ulama tak pernah khawatir soal su’ul khatimah (akhir hidup yang buruk). Sebab, siapa pun yang di dalam hidupnya terikat dengan kalimat thayyibah ini, niscaya akan mendapat pertimbangan agung di si
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+