Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Raden Saleh dan Goresan Sebuah "Simbol" Aksara

22 Apr 2025 · 1.326 dibaca · Sejarah

Laduni.ID, Jakarta - Di balik ketenaran Raden Saleh (1807-1880) sebagai pelukis ternama era Hindia Belanda, terdapat kisah menarik tentang pilihan aksara dan makna filosofis yang ia tinggalkan dalam goresan tangannya. Koleksi dokumen dari Rijksmuseum Amsterdam bertahun 1841 dan 1848 mengungkap bahwa Raden Saleh menuliskan namanya dalam aksara Arab-Pegon dengan huruf sīn (س) alih-alih huruf ṣād (ص) yang umum digunakan untuk nama Saleh.

Perbedaan huruf ini bukan sekadar teknis, melainkan penuh makna simbolik. Dalam bahasa Arab, "Saleh" dengan huruf ṣād (صالح) berarti "orang baik" atau "saleh" dalam pengertian religius. Sementara "Saleh" dengan huruf sīn (سالح) merujuk pada makna "pembawa senjata" atau "orang bersenjata" (ḥāmil al-silāḥ). Pilihan ini mengisyaratkan bahwa Raden Saleh melihat dirinya bukan hanya sebagai seniman, tetapi sebagai pejuang, bukan dengan senjata tajam, melainkan dengan kuas dan kanvas.

Melalui lukisan-lukisannya, seperti

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →