06 May 2025 · 866 dibaca · Islam Nusantara
Laduni.ID, Jakarta – Di tengah hiruk pikuk pergolakan politik yang pernah menerpa bangsa, nama KH. Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur, tetap terukir sebagai sosok yang mengedepankan perdamaian. Bagi seorang santri dan pengagum fiqih seperti KH. Bahauddin Nursalim (Gus Baha), momen pelengseran Gus Dur dari kursi presiden justru menjadi puncak kekagumannya. Bukan karena kekuasaan yang hilang, melainkan karena keberhasilan Gus Dur dalam mengelola konflik tanpa menumpahkan setetes pun darah.
Dalam sebuah forum yang dihadiri para tokoh dan santri, Gus Baha dengan penuh kekaguman menuturkan perspektif fiqihnya terhadap peristiwa tersebut. "Saya akan mengagumi Gus Dur dari segi fiqih ketika Gus Dur dilengserkan dari Presiden. Yang paling saya kenang dan para ulama seluruh Indonesia, mungkin seluruh dunia, mengenang adalah keberhasilan Gus Dur mengelola konflik itu tidak ada pertumpahan darah," ungkap Gus Baha.
Lebih lanjut, murid dari KH. Maimun Zubair ini menjelaskan bahwa tindakan Gus Dur tersebu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+