Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Hikayat Sultan Taburat, Kisah Petualangan Naskah Pecenongan Tahun 1885

20 May 2025 · 909 dibaca · Sosial Budaya

Laduni.ID, Jakarta – Di antara ribuan naskah Melayu kuno yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpurnas RI), ada satu hikayat yang menarik perhatian: Hikayat Sultan Taburat. Kisah ini bukan sekadar cerita petualangan biasa, melainkan juga sarat dengan nasihat kehidupan. Ditulis dalam aksara Jawi yang kini sudah jarang dibaca orang, hikayat ini nyaris tenggelam oleh zaman.

Di balik lapisan debu sejarah, tersimpan kisah tentang Sultan Taburat, permaisurinya Puspasari, dan putra mereka, Indera Buganda Syafandar Syah, seorang pangeran yang berlayar ke negeri-negeri asing, termasuk sebuah kota misterius berwarna hitam. 

Hikayat ini tidak mudah dilacak asal-usulnya. Di Perpusnas, ada sembilan naskah berbeda yang memuat cerita serupa, semua disalin antara 1885 dan 1894. Salah satu penyalinnya, Muhammad Bakir, bahkan mengaku menulis ulang hikayat ini setidaknya tiga kali. Koleksi ini masuk dalam katalog Naskah Pecenongan. Dalam catatan di naskah ML 183A, ia menulis dengan rendah hati: 

"Ini hikayat turu

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →