Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hikmah

Wejangan Gus Baha Soal Tata Krama Bertamu

22 May 2025 · 787 dibaca · Hikmah

Laduni.ID, Jakarta - Bertamu adalah tradisi mulia yang sudah mengakar di tengah-tengah masyarakat. Aktivitas ini bukan sekadar berkunjung, tapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan, menjalin silaturahmi, dan memperluas ukhuwah antar sesama.

Namun, pernahkah kita merenung sejenak bahwa bertamu tidak sesederhana datang dan mengetuk pintu? Islam, sebagai agama yang sangat menjunjung tinggi etika sosial, mengatur tata krama bertamu dengan sangat indah dan bijak.

Sering kali dalam setiap pengajiannya, KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha menyampaikan nasihat yang sangat dalam mengenai etika bertamu. Beliau menegaskan bahwa adab utama yang perlu dikedepankan dalam bertamu adalah memastikan tuan rumah merasa nyaman.

“Ukurannya itu nyaman (isti’nas) dahulu, baru setelahnya watusallimuu, salam. Seseorang tidak boleh bertamu ke orang lain—bukan nabi, bukan ulama—bahkan orang biasa juga, kecuali jika tuan rumah merasa nyaman,” terang Gus Baha.

Pernyataan

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →