13 Jun 2025 · 871 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Tidak sedikit dari kita yang tanpa sadar memaknai hidup hanya sebatas pencapaian materi dan prestasi duniawi. Bahkan, dalam relasi paling mendasar seperti keluarga, terutama orang tua, sering kali kita terbawa logika untung-rugi. Begitulah faktanya, dan tanpa disadari telah menjadi hal yang lumrah. Padahal jelas sekali cara berpikir ini perlu dikoreksi.
Terkait hal itu, menarik menyimak nasihat Gus Baha yang mengubah cara pandang kita terhadap fenomena sosial.
Dalam salah satu pengajiannya, Gus Baha menyampaikan cara pandang yang baik terkait arti pengorbanan, terutama untuk orang tua.
“Aku seneng banget duitku entek keitung mbagusi wong tua. Koyo opo hinane, nek duitku ntek go hal ra bener (Aku senang sekali uangku habis untuk merawat orang tua. Betapa hinanya jika uangku habis untuk hal-hal yang tidak benar),” ungkap Gus Baha.
Dalam logika kebanyakan orang, pengorbanan itu sering diikuti keluhan. Tapi bagi Gus Baha, habisnya harta demi merawat orang tua bukanlah kerugian, melainkan keberuntungan ya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+