17 Jun 2025 · 841 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Salah satu pesan penting yang diwariskan Rasulullah SAW kepada umatnya adalah perihal bagaimana menggunakan lisan secara bijak. Dalam banyak kesempatan, beliau sering mengingatkan bahwa lisan adalah alat yang sangat menentukan arah hidup seseorang, bisa menjadi jalan keselamatan, tapi juga bisa menjadi sebab kebinasaan.
Mungkin yang sering kali disampaikan oleh para dai atau muballigh terkait hal itu adalah Hadis ini:
مَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أوْ لِيصْمُتْ….
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik, atau diam….” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut memang shahih, tapi biasanya dijadikan dalih untuk bersikap diam. Berbeda dengan Gus Baha, dalam sebuah pengajiannya beliau menyingkap makna lebih mendalam dengan memaparkan sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi berikut ini:
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ حِفْظُ اللِّسَانِ
“Amal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+