30 Jun 2025 · 1.133 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Dalam sebuah pengajian, Gus Baha pernah mengangkat satu isu penting soal kaum Yahudi yang menganggap Nabi Sulaiman AS bukanlah seorang nabi, melainkan sekadar raja biasa.
Bagi Gus Baha, pandangan ini bukan sekadar salah kaprah, namun juga mengandung celaan terhadap derajat kenabian. Beliau menuturkan, bahwa orang-orang Yahudi melihat Sulaiman sebagai sosok Raja Solomon (King Solomon) semata—seorang tokoh besar yang memiliki kerajaan luas, pengaruh besar, serta banyak istri, tapi tidak layak disebut nabi. Jelas ini keliru sekali.
“Orang Yahudi tidak percaya bahwa Sulaiman adalah nabi. Ketika Nabi Muhammad SAW menyebut, ‘Sulaiman termasuk bagian dari para nabi’ Sulaiman minal Anbiya’. Mereka mengejek: ‘Lihat Muhammad, orang kok bodohnya seperti itu. Sulaiman kok dianggap nabi, padahal dia hanya raja’,” terang Gus Baha.
Lalu turunlah firman Allah untuk membantah tuduhan tersebut secara tegas:
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو ٱلشَّيَـٰطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَـٰنَ
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+