14 Jul 2025 · 1.065 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - KH. Bahauddin Nursalim atau yang akrab dikenal Gus Baha sering kali mengingatkan pentingnya sanad dalam beragama. Menurut beliau, Ahlussunnah wal Jama’ah bukan sekadar label, tapi identitas ilmiah yang memiliki rantai keilmuan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Selaras dengan hal ini, terdapat pernyataan terkenal dari Abdullah Ibnul Mubarak sebagaimana berikut:
الإِسْنَادُ مِنَ الدِّينِ، وَلَوْلا الإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ
“Sanad adalah bagian dari agama. Kalau bukan karena sanad, maka siapa saja bisa berkata semaunya.”
Dalam banyak pengajiannya, Gus Baha menerangkan bahwa ciri Ahlussunnah wal Jama’ah di akhir zaman ini adalah mengikuti aqidah Imam Abul Hasan Al-Asy’ari atau Imam Abu Mansur Al-Maturidi, dalam fiqih mengikuti salah satu dari empat mazhab besar—Abu Hanifah, Malik, Syafi’i, atau Ahmad bin Hanbal—dan dalam tasawuf mengikuti jalan Imam Al-Junaid atau Imam al-Ghazali.
Mungkin sebagian orang mempertanyakan mengap
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+