25 Jan 2019 · 1.521 dibaca · Serial Edukasi
LADUNI.ID,EDUKASI - Dengan membandingkan perubahan genetik pada keturunan berbagai primata, ahli Denmark menemukan bahwa tingkat mutasi manusia melambat sejak menjadi Homo sapiens atau manusia modern.
Tim dari Universitas Aarhus, Denmark, tidak hanya memetakan gen tapi juga menghitung tingkat perubahannya.
"Dalam enam tahun terakhir, ada beberapa penelitian besar yang mempelajari materi genetik manusia. Jadi sebenarnya kita sudah memiliki banyak pengetahuan tentang jumlah mutasi baru yang terjadi pada manusia setiap tahun," kata ahli genetika populasi Søren Besenbacher, dilansir Science Alert, Rabu (23/1/2019).
"Tapi sayangnya sampai sekarang belum ada yang dapat memperkirakan dengan jelas dan rinci berapa tingkat mutasi pada kerabat primata terdekat kita".
Besenbacher dan timnya, bekerja sama dengan kebun binatang Kopenhagen akhirnya mengumpulkan informasi genetik dari induk dan keturunan simpanse, gorila, dan orangutan untuk dibandingkan deng
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+