27 Apr 2026 Β· 294 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Banyak orang mengira kebahagiaan lahir dari hal-hal besar: harta melimpah, jabatan tinggi, pasangan ideal, atau kehidupan tanpa masalah. Namun menurut Gus Baha, cara pandang seperti itu justru sering membuat manusia lupa pada nikmat paling penting yang setiap hari hadir dalam hidupnya.
Dalam sebuah pengajian, ulama asal Rembang itu menjelaskan bahwa manusia kerap sibuk mengejar kesempurnaan hidup, tetapi lalai mensyukuri kebutuhan dasar yang menjadi penopang kehidupan. Padahal makan saat lapar, minum saat haus, tidur dengan tenang, dan bumi yang aman ditempati adalah karunia besar dari Allah SWT.
Menurut Gus Baha, manusia sering menunda rasa syukur. Ada yang baru ingin bersyukur jika sudah kaya, memiliki rumah mewah, pasangan sempurna, atau hidup tanpa persoalan. Padahal, tanpa makanan dan minuman, manusia tidak akan bertahan hidup. Karena itu, nikmat sederhana justru jauh lebih penting dibanding ambisi besar yang sering dikejar. Allah SWT sendiri mengingatkan hal tersebut dalam Al-Qur’an:
ΩΩΩΩΩΩΨΉΩΨ¨ΩΨ―ΩΩΨ§ Ψ±Ω
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+