17 Jun 2026 Β· 141 dibaca · Doa terkait Waktu
Laduni.ID, Jakarta - Waktu hidup itu singkat. Tahu-tahu baru saja sahur, tahu-tahu sudah adzan. Baru saja Ashar, tahu-tahu sudah Magrib. Yang kemarin anak-anak, tahu-tahu sudah punya anak. Tahu-tahu, tahu-tahu, waktu hidup itu habis.
Kalimat yang sering disampaikan oleh almarhum KH. Zainuddin MZ tersebut terdengar sederhana, tetapi menyimpan renungan yang sangat mendalam. Hampir setiap orang pernah merasakan bagaimana cepatnya waktu berlalu. Baru saja memulai aktivitas di pagi hari, tiba-tiba malam telah tiba. Baru saja menyambut tahun baru, tahu-tahu sudah berada di penghujung tahun. Yang dahulu masih duduk di bangku sekolah, kini telah menjadi orang tua. Begitulah waktu bekerja. Ia terus berjalan tanpa pernah berhenti menunggu siapa pun.
Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, manusia sering kali terjebak dalam kesibukan tanpa menyadari bahwa usia terus berkurang. Kita sibuk mengejar pekerjaan, pendidikan, popularitas, dan berbagai urusan dunia lainnya, tetapi sering lupa bahwa setiap detik yang berlalu sesungguhnya sedang membawa kita semakin dekat kepa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+