18 Jun 2026 Β· 201 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Bagi kebanyakan manusia, malam adalah waktu untuk beristirahat setelah seharian bekerja dan beraktivitas. Namun bagi para salafus sholeh, malam bukan sekadar waktu tidur. Malam adalah saat yang paling mereka nantikan untuk bermunajat, menangis, berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam sebuah ceramahnya, Habib Jindan bin Novel bin Jindan menggambarkan betapa luar biasanya semangat ibadah para ulama dan orang-orang sholeh terdahulu. “Para salaf terdahulu kalau usia mereka sudah 40 tahun, mereka gulung tikar, gulung kasur. Kasurnya digulung dilipat. Kenapa? Karena sudah tidak ada istilah tidur malam lagi. Mau tidur kalau ketiduran saja.”
Ungkapan ini tentu bukan berarti seluruh salaf benar-benar tidak tidur sama sekali. Namun, kalimat tersebut menggambarkan betapa besar perhatian mereka terhadap ibadah malam, khususnya qiyamul lail atau tahajud.
Al-Qur'an menggambarkan orang-orang sholeh sebagai mereka yang menjadikan malam untuk beribadah kepada Allah.
ΩΩΨ§ΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩ
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+