Habib Jindan: Dedikasi Salaf Terhadap Qiyamul Lail

 
Habib Jindan: Dedikasi Salaf Terhadap Qiyamul Lail
Sumber Gambar: pinterest, Ilustrasi laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Bagi kebanyakan manusia, malam adalah waktu untuk beristirahat setelah seharian bekerja dan beraktivitas. Namun bagi para salafus sholeh, malam bukan sekadar waktu tidur. Malam adalah saat yang paling mereka nantikan untuk bermunajat, menangis, berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam sebuah ceramahnya, Habib Jindan bin Novel bin Jindan menggambarkan betapa luar biasanya semangat ibadah para ulama dan orang-orang sholeh terdahulu. “Para salaf terdahulu kalau usia mereka sudah 40 tahun, mereka gulung tikar, gulung kasur. Kasurnya digulung dilipat. Kenapa? Karena sudah tidak ada istilah tidur malam lagi. Mau tidur kalau ketiduran saja.”

Ungkapan ini tentu bukan berarti seluruh salaf benar-benar tidak tidur sama sekali. Namun, kalimat tersebut menggambarkan betapa besar perhatian mereka terhadap ibadah malam, khususnya qiyamul lail atau tahajud.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN