Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Tradisi Keumaweuh #6: Mengintip Keumaweuh  Pidie Jaya

26 Jan 2019 · 3.310 dibaca · Sosial Budaya

 

LADUNI.ID,BUDAYA-Adat mengantar nasi (mee bu) dilakukan saat pengantin wanita (dara baro) diketahui sudah hamil. Kabar kehamilan tersebut segera disampaikan kepada keluarga mempelai pria (linto baro). Mendapat kabar gembira itu, maka ibu linto baro selaku mertua (mak tuan) pada suatu waktu akan mengunjungi dara baro yang hamil tersebut bers

ama sanak keluarganya. Dalam kunjungan tersebut, rombongan mak tuan membawakan nasi bungkus berbentuk piramida (bu kulah) yang dibungkus daun pisang.

Biasanya upacara mengantar nasi ini dilakukan pada saat usia kehamilan dara baro sudah tujuh bulan. Bersama bu kulah turut dibawakan lauk pauk yang terdiri dari ikan, daging, ayam panggang, dan burung panggang. Nasi dan lauknya itu dimasukkan dalam baki (talam) ditutup dengan tudung kemudian dibungkus. Adat membawa makanan ini sering juga disebut mee gaténg.

Pada dasar keumaweh di wilayah hampir sama walaupunada sedikit perbedaannya dalam bentuk penyajiannya. Hal ini juga di rasakan sendiri dan telah di praktekkan oleh masyarakat Pidie Jaya yan

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →