27 Jan 2019 Β· 3.557 dibaca · Sejarah
LADUNI.DI, Jakarta - Dalam sejarah NU, Gelora Bung Karno (GBK) mendapat tempat sendiri. Karena melalui lapangan tersebutlah NU mampu menunjukkan kebesarannya. Beberapa kali NU mengadakan kegiatan akbar di lapangan yang didirikan Presiden Soekarno tersebut, yaitu 1966, 1992, 2008, dan 2011.
Untuk pertama kalinya, NU menggunakan GBK pada harlah ke-40 yang digelar pada 31 Januari 1966. Saat itu NU dipimpin duet KH Abdul Wahab Hasbullah dan KH Idham Chalid. Keduanya berpidato di hadapan ratusan ribu warga NU. Presiden Soekarno juga turut berpidato.
Hajatan besar itu didesain seniman besar yang aktif di Lesbumi NU yaitu Djamaluddin Malik (ayah Camelia Malik), Usmar Ismail (tokoh perfilman nasional) dan Asrul Sani.
Harlah saat itu, bangsa Indonesia masih dalam keadaan luka setelah peristiwa Gerakan 1 Oktober empat bulan sebelumnya. Tuntutan bubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) sampai ke akar-akarnya masih sangat kencang digelorakan masyarakat. Kemudian tuntutan itu juga mengarah kepada Presiden Soekarno.
Menurut Ahmad Mansur Suryanegara pada bu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+