27 Jan 2019 · 1.434 dibaca · Tekno & Disruption
LADUNI.ID,TEKNO — Ponsel dengan layar lipat belakangan menjadi salah satu tren baru yang mengemuka di kalangan pabrikan smartphone. Mulai dari Samsung, Huawei, Oppo, Xiaomi, hingga si pendatang baru Royole mengembangkan produk jenis tersebut.
Meski demikian, ternyata tidak semua pabrikan ingin membuat ponsel layar lipat, misalnya saja Honor. Alasan tersebut diutarakan Presiden Honor George Zhao dalam sebuah wawancara.
Ketimbang ponsel lipat, untuk jangka pendek, Zhao mengatakan, Honor bakal lebih fokus pada teknologi layar berlubang (hole-puch) untuk mengenyahkan “poni” alias notch yang dianggap mengganggu dari layar smartphone.
“Ke depan, bakal lebih sedikit smartphoneHonor yang berponi. Kami akan menerapkan solusi terbaik,” ujar Zhao.
Dari sudut pandang teknologi, menurut Zhao, ponsel layar lipat memang menarik. Namun, dia menilai konsumen belum memerlukan perangk
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+