10 Aug 2026 Β· 184 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – "Dan hati ibu Musa menjadi hampa." (QS Al-Qashash: 10). Kalimat singkat ini begitu menggugah. Dalam ayat suci Al-Qur'an, Allah mencatat dengan detail kehampaan hati seorang perempuan, ibunda Nabi Musa. Bukan karena kehebatan duniawi, bukan pula karena kekuasaan, melainkan karena beliau adalah hamba yang beriman, yang hidupnya lurus di jalan Allah.
Ustadzah Halimah Alyadrus dalam kajiannya mengajak para perempuan merenungkan betapa Allah sungguh peduli pada perasaan dan hati mereka. Dalam Surat Al-Qashash ayat 7, Allah berfirman, "Kami wahyukan kepada ibu Musa, 'Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya, maka hanyutkanlah dia ke sungai, dan janganlah kamu takut dan janganlah (pula) kamu bersedih."
Baca Juga: Ingin Hidup Tenang? Jangan Banyak Gaya, Pesan Ustadzah Halimah Alyadrus
Allah tidak hanya memberi perintah, tetapi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+