29 Jan 2019 · 8.746 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID - Dijelaskan dalam berbagai sumber, pendapat yang terpopuler, bahwa madzhab al-Imam al-Muhajir adalah Sunni Syafi’i. Namun sebagian kalangan menyebut beliau sebagai seorang Imamy, alias penganut Syi’ah yang mewajibkan untuk mengikuti Imam Dua Belas (Itsna ‘Asyariyah). Nama madzhab ini dinisbatkan kepada imam-imam dua belas (al-aimmah al-itsna ‘asyar) itu, yakni al-Hadi, al-Jawwad, al-‘Askari, al-Ridha, al-Kazhim, dan seterusnya sampai kepada Imam Ali bin Abi Thalib dan Rasululullah.
Sudah maklum, al-Imam al-Muhajir mengikuti madzhab keluarganya yang berdasarkan al-Qur’an dan al-Sunnah, yang menjadi pondasi madzhab Syafi’i. Demikian pula dari segi akidah, al-Imam al-Muhajir menjadi pengikut setia madzhab leluhurnya, di antaranya Imam al-Baqir dan Imam Zainal Abidin.
Beliau mengikuti madzhab para imam yang tidak lain adalah sebagian leluhurnya itu, karena memang tidak ditemukan perbedaan atau pertentangan antara akidah para imam Ahlul Bait dengan akidah Ahlussunnah. Tentang tidak adanya perbedaan akidah itu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+