29 Jan 2019 · 1.180 dibaca · Internasional
LADUNI.ID,INTERNASIONAL- Mantan CEO Starbucks Howard Schultz mengatakan ia serius ingin maju dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020 sebagai independen. Tapi, banyak anggota partai Demokrat yang memperingatkan kemunculan pihak baru dapat memecah suara anti-pejawat dan membantu Presiden AS Donald Trump kembali terpilih.
Dalam wawancaranya dengan stasiun radio NPR, Schultz menyerang balik kekhawatiran tersebut. Menurutnya, ia bisa berhasil di mana kandidat independen lainnya belum menarik perhatian suara mengambang yang terus tumbuh dan menggerogoti suara partai Demokrat yang kini cenderung menjadi partai progresif.
"Saya pikir simpatisan lama Demokrat dan banyak, jauh lebih banyak simpatisan lama partai Republik dibandingan Demokrat menyadari sedang mencari rumah, jika ada pilihan antaran Presiden Trump dengan orang yang berpikiran liberal progresif dari pihak Demokrat, melihat Presiden Trump terpilih kembali akan membunuh saya, dan saya yakin hal itu akan terjadi," kata Schultz seperti dilansir dari NPR, Selasa (29/1).
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+