30 Jan 2019 · 1.557 dibaca · Iptek & Pendidikan
Laduni.id, Jakarta – Tokopedia telah mengubah strategi mereka yang sebelumnya hanya sebagai e-commerce bermetamorfosis menjadi perusahaan teknologi cloud dalam bidang Infrastructure as a Service (IaaS).
Sebagai IaaS, Tokopedia tidak hanya fokus ke perdagangan dalam dunia maya, tetapi juga masuk ke perdagangan konvensional yang belum tersentuh teknologi digital seperti warung dan toko kelontong.
“Kami terus mengembangkan layanan finansial logistik, kami memperbaiki data kami agar menjadi tulang punggung, dan menjadi mitra untuk UMKM agar bisa tumbuh,” kata CEO Office Manager Tokopedia, Priscilla Anais, di Future Commerce Indonesia 2019 di Jakarta, Selasa (29/1).
Lebih lanjut, katanya, Kami ingin pemerataan teknologi. Demokrasi commerce, bukan hanya e-commerce, untuk menggerakkan ekonomi Indonesia supaya lebih inklusif.
Perusahaan rintisan yang masuk kategori unicorn ini memiliki program Mitra Tokopedia, aplikasi untuk menjembatani retail online dengan offline. Program ini memiliki fitur grosir untuk para pemilik toko kelonto
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+