02 Feb 2019 · 2.093 dibaca · Serial Edukasi
LADUNI.ID,EDUKASI - Anda mungkin pernah menahan buang air besar karena kondisi tertentu. Misalnya saat sedang ujian, rapat dengan klien penting, di tengah kemacetan, atau bepergian jauh yang tidak memungkinkan Anda untuk pergi ke toilet saat itu juga.
Tak cuma bikin gelisah, biasanya keringat dingin mulai mengalir di sekujur tubuh saat Anda menahan BAB. Sebenarnya, kenapa menahan buang air besar bisa bikin keringat dingin, ya?
Penjelasannya begini. Ketika kotoran alias feses sudah mulai menumpuk di usus besar, tubuh akan mengirimkan sinyal yang memberitahukan bahwa Anda harus segera pergi ke toilet.
Namun, Anda terpaksa mengencangkan bukaan anus supaya kotoran tidak keluar pada saat itu.
Seorang dokter spesialis penyakit saluran cerna, Anish Sheth, MD, mengungkap kepada Reader’s Digest bahwa saat menahan buang air besar, gerakan usus besar merangsang saraf vagus untuk berkontraksi.
Saraf vagus adalah saraf kranial panjang yang membentang dari organ-organ perut, termasuk organ-organ di
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+