03 Feb 2019 · 4.530 dibaca · Internasional
LADUNI.ID. Proyek renovasi makam Firaun Tutankhamun di Mesir telah rampung setelah sembilan tahun dikerjakan.
Para pakar dari Institut Konservasi Getty menutup goresan-goresan pada lukisan dinding yang ditimbulkan oleh para pengunjung di ruang pemakaman.
Rusaknya lukisan juga terjadi akibat faktor kelembaban, debu, dan karbon dioksida yang dihembuskan setiap pengunjung.
Patung yang diangkat di Mesir 'bukan tiruan Firaun Ramses II'
Kamar makam putri firaun berusia 3.700 tahun ditemukan
Bagaimana legenda mumi Mesir yang menakutkan bisa muncul?
Untuk mencegah kerusakan serupa berulang, para pakar telah memasang sistem ventilasi baru. Sistem ini juga akan mampu mengurangi tindakan pembersihan di masa mendatang.
Penghalang yang baru dipasang bakal mencegah pengunjung menjamah lukisan. Adapun tata cahaya, berbagai rambu, serta landasan untuk memandang akan memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan malam sekaligus memahami makna budaya serta sejarahnya.
"Kami ingin merancang sistem berkesinambung
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+