Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Merajut Kebersamaan, Mengikis Kebencian

05 Feb 2019 · 3.009 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Piagam Madinah dibuat ketika Rasulullah SAW baru sampai di Madinah. Isinya terdiri atas 47 pasal yang mengatur perjanjian antara umat Islam dan kaum Yahudi, dan antara Muhajirin umat Islam pendatang dan kaum Anshar sebagai penduduk lokal atau putra daerah. Belakangan Piagam ini diamandemen dua kali, masuklah Nasrani dan Majusi dalam perjanjian ini. 

Piagam Madinah ini sanadnya shahih, pasal-pasalnya terdapat dalam kitab sejarah dan hadis, Ibnu Ishaq, Az-Zuhri, Ibnu Abi Khaitsamah, Ibnu Katsir, Bukhari, Muslim, Musnad Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi. Selengkapnya dimuat dalam kitab As-Sirah An-Nabawiyyah As-Shahihah Al-Muhawalah li Tathbiq Qawa'id Al-Muhadditsin fi Naqd Riwayah As-Sirah An-Nabawiyyah karya Dr. Akram Dhiya' Al-Umuriy. 

Piagam Madinah merupakan salah satu strategi politik Nabi SAW dalam mengelola keragaman dan pluralitas, merajut kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama untuk keamanan dan kepentingan negara Madinah di bawah kepemimpinan Rasulullah SAW. 

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →