05 Feb 2019 · 1.521 dibaca · Tekno & Disruption
LADUNI.ID, TEKNO – Seperti banyak konsumen di perkotaan China, Gao Jian sudah lama yakin kualitas ponsel lokal di negaranya kalah dibandingkan merek asing seperti Apple atau Samsung. Tapi di Desember lalu, pria yang bekerja sebagai PNS di Shenzen ini berubah pikiran.
Dia memutuskan membeli Huawei Mate 20 Pro. “Desain dan kameranya lebih baik dari yang kuharapkan. Dan juga iPhone harganya makin tak terjangkau,” kata dia yang dikutip detikINET dari South China Morning Post.
Sama seperti Gao, sudah banyak orang mengubah persepsi tentang ponsel China yang beberapa tahun lampau dianggap tidak berkualitas dan kurang awet, bahkan di negeri sendiri. Di masa silam, produk elektronik asal Jepang, Amerika Serikat atau Eropa dianggap lebih mumpuni.
Namun merek China agresif meningkatkan dana riset dan pengembangan, melakukan ekspansi dan membuat produk bermutu untuk mengubah citra mereka baik di domestik maupun mancanegara. Akhirnya, mereka jadi tak terbendung.
Di bisnis smartphone, Huawei
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+