07 Feb 2019 · 14.537 dibaca · Aswaja
LADUNI. ID, DAYAH- Udara dingin diatas perbukitan ditambah pemandangan bebatuan di sepanjang Krueng Batee Iliek telah berdiri sebuah dayah yang merupakan cabang dari Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga.
Dayah Jami'ah Al-Aziziyah (DJA) Batee Iliek namanya. Benteng Batee Iliek sejak dari dulu terkenal benteng paling tangguh dalam catatan sejarah menghalau penjajah dan tidak sedikit pasukan penjajah yang terbunuh di Benteng tersebut yang kini telah didirikan Dayah yang dipimpin Dr. Tgk. Muntasir A. Kadir, MA atau akrab disapa Ayah Batee Iliek.
Batee Iliek dengan DJA kini juga menjadi benteng melawan penjajah yang bernama kebodohan dan kejahilan, 2x12 jam para jihadis "mengepung" dan "membombardir" musuh itu bukan hanya dengan "senjata tradisional" bahkan modernpun begitu membahana dan bertubi-tubi "berkecamuk" di perbukitan yang berkah itu. Benarkah "sengit"nya ?
Dayah yang terletak di perkuburan sosok ulama besar Tgk. Chik Kuta Glee yang tentunya akan menambah keberkahan dayah tersebut mener
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+