07 Feb 2019 Β· 5.353 dibaca · Wanita Shalehah
Laduni.id, Jakarta - Dalam kehidupan rumah tangga, terkadang muncul persoalan pelik antara ketaatan istri kepada suami dan ketaatan kepada Allah SWT. Salah satu kasus yang sering menimbulkan pertanyaan adalah ketika seorang istri bernadzar untuk memberangkatkan ibunya umrah setelah memiliki rumah, lalu ketika dana telah terkumpul, sang suami justru tidak mengizinkan.
Pertanyaannya: apakah si istri wajib menuruti larangan suaminya ataukah ia harus melaksanakan nadzarnya kepada Allah? Apakah ia berdosa jika tidak mematuhi suami dalam kasus ini?
Kisah Nyata
Seorang istri yang bekerja sebagai TKW di luar negeri bernadzar akan memberangkatkan ibunya umrah jika telah memiliki rumah sendiri. Setelah bertahun-tahun bekerja keras, ia berhasil memenuhi nadzar tersebut.
Namun saat meminta izin kepada suami, suaminya menolak dengan tegas tanpa alasan yang bersifat syar’i. Penolakan ini membuat komunikasi dalam rumah tangga menjadi renggang.
Nadzar adalah janji seorang hamba kepada Allah untuk melakukan suatu amal jika satu kondisi tercapai.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+