11 Feb 2019 · 3.392 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Perempuan adalah makhluk Tuhan yang dicipatakan dari tulang rusuk seorang laki-laki (lihat Tafsir Showi). Pada mulanya, menurut sekian banyak referensi yang tidak mungkin kami tuturkan di sini, latar belakang diciptaknnya Hawa berawal dari keberadaan nabi Adam yang tidak "kerasan" berdiam diri di surga dengan seorang jiwa. Ia mesti membutuhkan teman dan merindukan makhluk lain sebagai pendampingnya di surga kala itu.
Padahal, sebagaimana mafhum dari berbagai literatur yang biasa kita baca, di surga segala sesuatunya sudah terjamin dan segala kebutuhannya telah disediakan. Mulai dari hidangan yang melimpah ruwah, life style dan kostum yang beranika ragam, dan tempatnya pun jauh dari kata membosankan. Namun dalam benak Adam masih ada yang kurang dengan itu semua. Dari itu kemudian Allah SWT menciptakan seorang makhluk, yang secara kodrat biologis tidak sama jenis kelamin dengan Adam.
Setelah penciptaan Hawa begitu sempurna dan Adam pun mengetahui bahwa Tuhannya (Allah) talah mengabulk
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+