12 Feb 2019 Β· 1.849 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Jember - Adanya IPNU-IPPNU di sejumlah pergguruan tinggi, diharapkan tidak hanya sebagai formalitas dan sekedar buat euforia dalam berorganisasi, namun yang lebih penting adalah menjadi benteng dari masuknya berbagai aliran sesat dan gerakan radikal yang belakangan terindikasi marak ‘menyerang’ kampus.
Ungkapan tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Jember, Jawa Timur, Ardi Wiranata saat memberikan pengarahan dalam Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU-IPPNU Universitas Islam Jember (UIJ) di gedung Yayasan Miftahus Sa’adah, Dusun Durjo, Desa Karangpring, Sukorambi, Jember, Jawa Timur, Senin (11/2) kemarin.
Ardi juga mengatakan bahwa, tugas IPNU-IPPNU saat ini cukup berat, karena tantangan yang dihadapi juga berat. Kalau dulu, anggota IPNU-IPPNU hanya fokus penataan organisasi dan pembekalan seperlunya, tapi sekarang harus lebih gesit dan peka dalam membaca hadirnya aliran-aliran yang sesat, sekaligus mencari cara untuk menghadangnya.
“Ini
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+