13 Feb 2019 · 2.181 dibaca · Cerita Canda
LADUNI.ID, KISAH- GOYANGAN dahsyat dan marahnya bumi Serambi Mekkah kala itu tepatnya hari Minggu, 26 Desember 2004 sekitar Pukul 07.59 WIB, terus melampiaskan amarahnya. Terpikirkan saatnya kiamat terjadi,namun hati kembali berkata, “tidak mungkin, guree dan para teungku beu di Gampom kiamat hari jumat, ini tidak mungkin,” gumam dalam hati, padahal gempa makin dahsyat dan belum pernah dirasakan seumur hidup.
Seketika itu, tiba-tiba dataran berguncang bagaikan pasir diayakan, tubuh tubuh terhempas kelantai benda-benda berserakan aquarium besar berisi ikan Lohan pecah berhamburan di lantai rumah, suara gemuruh terdengar bagaikan raungan beribu jenis binatang buas.
Batin kembali ragu dan ini pasti kiamat seperti untaian ayat Al-Quran yang sering di bacakan kala selesai shalat dhuha,
إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ ﴿١﴾
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ﴿٢﴾
خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ ﴿٣﴾
إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا ﴿٤)
” Apabila terjadi hari kiamat.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+