13 Feb 2019 Β· 1.786 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Sekira Selasa (12/2) kemarin, saluran televisi swasta Israel pelaporan tentang kepala badan intelijen Luar Negeri Israel (Mossad), Tamir Pardo (2011 - 2016), pernah dilaporkan Riyadh, ibu kota Arab Saudi, secara rahasia, pada tahun 2014.
Tidak ada negara Arab yang menjalin hubungan langsung dengan Israel kecuali Mesir dan Yordania yang masing-masing disetujui perjanjian damai dengan Israel.
Pada kesempatan itu, saluran Israel terbit 13 tahun yang dikutip dari pernyataan para diplomat anonim Barat pada akhir tahun 2013 terjadi terobosan besar dalam hubungan antara Israel dan Arab Saudi setelah penandatanganan perjanjian nuklir antara Iran dan negara-negara besar dunia.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa beberapa minggu setelah penandatanganan perjanjian dengan nuklir itu, dan pada awal 2014, kepala Mossad saat itu, Tamir Pardo, mengunjungi ke Riyadh.
Saat ini Arab Saudi sedang mencadaskan persetujuan untuk melakukan normalisasi hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Iran memandang Israel sebagai mitra terkuat dalam
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+