15 Feb 2019 · 1.871 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.id, Malang - Komandan Lapangan Udara atau Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur, meluncurkan buku biografi tentang sejarah lahirnya Lanud Abd Saleh Malang yang telah berusia 78 tahun.
Buku sejarah itu, ditulis oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Marsa TNI Andi Wijaya ini tidak dalam waktu singkat. Tetapi lumayan lama hingga membutuhkan waktu kurang lebih dari lima bulan. Sebab, pengumpulan dan riset data bukan perkara mudah dilakukan.
"Kajian buku sejarah ini mengungkapkan sepenggal riwayat kedirgantaraan di Indonesia khususnya di Lanud Abdulrachman Saleh Malang," terang Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsa TNI Andi Wijaya
Menurutnya, berdasarkan temuanya bersama tim kecil yang turut menyusun buku biografi itu, menunjukkan bahwa Pangkalan Udara itu sebelumnya bernama Pangkalan Udara Bugis.
Awalnya, Pangkalan Udara Bugis di bangun oleh pemerintahan Belanda di tanah kekuasaan kerajaan Singosari dan Majapahit. Namun, kemudian diperluas oleh Pemerintah Jepang. Tetapi Jepang menyerah tanpa syarat pada
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+