21 Feb 2019 · 1.604 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID|Makassar- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan bahwa agama dan negara sama-sama saling membutuhkan. Relasi keduanya adalah simbiosis mutualisme. Agama memerlukan wadah bangsa, kehidupan kebangsaan memerlukan nilai-nilai agama sebagai panduan, acuan di tengah kehidupan yang beragam.
“Karena bagaimanapun juga para penyelenggara negara perlu dikontrol, diimbangi dengan nilai-nilai agama, agar jalannya pemerintahan tidak kering,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin saat membuka Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan di Makassar, Rabu (20/02). Dialog yang digagas Ditjen Bimas Islam ini mengusung tema “Mengarusutamakan Islam Wasathiyah, Menyikapi Bahaya Hoax dan Fitnah Bagi Kehidupan Keagamaan dan Kebangsaan.
Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan berlangsung tiga hari, 20 - 22 Februari 2019. Kegiatan ini diikuti 300 peserta, dari unsur pejabat teknis Kemenag, Urais, Kankemenag se-Sulawesi, Penyuluh agama, dosen, mahasiswa, tokoh agama, dan unsur media.
“Agama Islam dengan kebangsaan seperti
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+