25 Feb 2019 · 3.179 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID - Di rak perpustakaan PCNU Surabaya banyak berjejal kitab lawas. Sebagian besar merupakan peninggalan KH. Khusaini Tiway, salah seorang pendiri dan penggerak GP Ansor. Siapa Kiai Khusaini?
Beliau ini dulunya juga merupakan salah satu komandan Laskar Hizbullah di era revolusi fisik. Namun, setelah kondisi Indonesia tenang beliau kembali ke habitat lawasnya sebagai pecinta ilmu dan penggerak NU Surabaya.
Di rak buku ini ada juga kitab-kitab peninggalan KH. A. Wahab Turcham, pendiri Yayasan Pendidikan dan Sosial Khadijah, Surabaya. Salah satu lembaga pendidikan terbesar di Surabaya yang berada di bawah naungan NU.
Di rak buku inilah, selain menemukan kitab langka karya KH. A. Wahab Chasbullah berjudul “Panyirep Gemuruh”, saya juga menjumpai kitab tipis terbitan Muhammadiyah. Judulnya “Tafsir As-Shirath al-Mustaqim” terbitan Moehammadijah Bahagian Taman Poestaka, 1349 H/1930 M.
Kitab lawas tersebut, sesuai dengan stempel di sampul, merupakan peninggalan Kiai Khusaini. Kitabnya Muhammadiyah tapi ditemukan di
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+