26 Feb 2019 · 1.907 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Tidak dapat diingkari bahwa manusia adalah makhluk politik. Setiap orang dengan demikian tidak dapat bebas dari belitan dan belenggu politik, baik ia menyetujuinya atau tidak. Kesetujuannya dengan dunia politik terkadang membuatnya tertarik untuk terjun berkecimpung di dunia politik, seperti turut serta menempuh jalan penuh rintangan untuk duduk di kursi legislatif atau ikut berebut kursi eksekutif atau lainnya dengan menghalalkan segala macam cara atau malahan mungkin tidak tahu caranya.
Niat atau motif terjun di dunia politik itu pun tidaklah seragam. Tidak dapat disimpulkan secara pukul rata bahwa semua politisi pasti berniat untuk menyejahterakan rakyat sebagaimana sering mereka kampanyekan. Sebaliknya, sangatlah mungkin ada politisi yang terjun ke dunia politik justru berniat hanya untuk meraih kedudukan demi menyejahterakan dirinya sendiri dan atau keluarganya. Politisi salah niat semacam ini biasanya tidak amanah, sehingga karena sifat tamaknya ia merugikan rakyat dengan cara memperkaya dirinya sendiri, tanpa memedulikan halal-haram
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+