Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Kisah Kelahiran Syekh Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani Martapura (Guru Sekumpul)

26 Feb 2019 Β· 17.772 dibaca · Sejarah

Laduni.ID, Jakarta - Saat kedatangan tentara Jepang tahun 1942 di Martapura, fitnah menjadi hal yang merajalela. Keluarga Syekh Abdul Ghani pun mengalami dampaknya, sehingga mereka memutuskan untuk mengungsikan diri mencari tempat yang lebih aman. Tujuan utama adalah memastikan keselamatan sang istri yang sedang hamil tua agar dapat melahirkan dengan selamat. Dengan bersembunyi-sembunyi, mereka membawa istri yang tengah hamil tua tersebut bersama ibunya, Salabiah, menggunakan jukung melintasi sawah dan sungai menuju Desa Tunggul Irang Seberang. Rencananya, mereka akan menuju rumah salah seorang paman bernama Abdullah, yang berada berdekatan dengan rumah Tuan Guru H. Abdurrahman, seorang tokoh ulama di masyarakat Tunggul Irang Seberang.

Meskipun Hj. Masliah tidak secara langsung merupakan keponakan Paman Abdullah, perhatian dan perlakuannya terhadap mereka sangat baik, meskipun dia sendiri hidup dalam kekurangan yang besar.

Pemilihan Desa Tunggul Irang Seberang sebagai tempat berlindung dipilih karena dianggap sebagai tempat yang paling aman pada saat itu.

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →