28 Feb 2019 Β· 2.974 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - "Seorang pemuda(i) tidak memuliakan orang yang lebih tua karena umurnya, kecuali Allah akan memastikan baginya orang lain yang akan memuliakannya ketika sudah tua."
Kutipan hadits di atas nampaknya layak menjadi renungan bersama, di tengah krisis moral terus terjadi di lingkungan kita semua. Memuliakan yang lebih tua dari hari ke hari mulai berkurang, termasuk murid memuliakan guru.
Padahal, mereka yang menghormati yang lebih tua, terlebih benar-benar tua secara fisik dan ilmunya akan memberikan jalan mencapai kemulyaan, jika mereka memasuki tahapan-tahapan perjalanan usia.
Dalam tradisi pesantren, kita banyak menyaksikan bahwa kesuksesan santri sangat ditentukan pada tingkat pengabdiannya pada kiai. Mulai dari memutar sandal kiai, menyapu dalem hingga memberikan pelayanan terhadap yang dibutuhkan sang kiai. Akhirnya, santri pulang dari pondok menjadi kiai besar atau sukses dalam bidangnya.
Sebut saja di antaranya, cerita masyhur K.H.Hasyim Asyari yang waktu itu menjadi santri Syaikhana Kholil Bangkala
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+