03 Mar 2019 Β· 3.489 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Ulama asal Mesir, Syekh Mustafa Zahran mengaku heran terhadap orang-orang di Indonesia yang terpengaruh dengan gerakan khilafah seperti yang diusulkan Hizbut Tahrir (HT). Padahal mayoritas masyarakat Indonesia bermadzhab Syafi’i.
“Kok bisa itu terjadi di Indonesia ini banyak orang-orang yang terpengaruh gerakan khilafah yang diusulkan Hizbut Tahrir,” Kata Syekh Mustafa ketika menjadi pembicara pada forum tashawwur di Munas-Konbes NU di Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2) malam.
Syekh Musthafa mengatakan bahwa HT tidak mempunyai konsep yang nyata. Mereka, sambungnya, hanya mengambil ‘slogan’ dan segala perkembangan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang kemudian dianggap sebagai perwujudan Khilafah.
“Mereka (HT) tidak mempunya konsep yg nyata. Mereka hanya mengambil slogan-slogan begitu saja,” ucapnya
Ia pun mengingatkan kepada masyarakat Indonesia agar menjauhi gerakan HT karena sepanjang pengalaman sejarah, HT g
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+