04 Mar 2019 · 1.232 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar melarang anak-anak sekolah mengenakan sepatu cap mulut buaya. Bukan sejenis merek crocodile, melain sepatu yang robek menganga di bagian depannya. Tidak boleh juga memakai celana sobek.
“Itu bisa mengganggu psikologisnya,” kata Sutarmidji, Gubernur Kalbar, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Kota Pontianak, di Grand Mahkota Hotel, Senin, 4/3.
Midji–sapaan Sutarmidji–menyampaikan hal tersebut usai meresmikan program sekolah gratis untuk jenjang SMA/SMK se-Kalimantan Barat.
Peresmian bersamaan Musrenbang Kota Pontianak itu ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Midji kepada perwakilan siswa SMA/SMK Kota Pontianak.
Midji mengungkapkan, untuk tahun ini 142 Ribu siswa SMA/SMK se-Kalbar akan menjadi sasaran program sekolah gratis ini. “Untuk tahun ini, seluruh siswa sekolah negeri sudah terakomodir dalam program sekolah gratis,” katanya.
Pada 2020, sasaran penerima program sekolah grati
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+