06 Mar 2019 · 4.380 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID - Ujuk-ujuk teman waktu sama-sama aktif di dakwah kampus ngomel di ruang komentar status facebook saya yang berbunyi: “Sayang mereka tidak punya Gus Dur.” Komentar teman saya itu: “O… Ternyata lo juga pemuja gusdur yik? Percuma gw capek2 nurunin gusdur kalo akhirnya temenan sm lo! Jangan minta2 add friend lagi ya”.
Teman saya ini memang Ikhwah Tarbiyah militan. PKS tulen. Dia rajin ikut demonstrasi. Termasuk ikut ngedemo Gus Dur sampai turun dari jabatannya sebagai Presiden RI tahun 2001 yang lalu. Saya waktu itu sebenarnya kurang akrab dengan sosok Gur Dur. Yang saya tahu, dia tokoh NU yang kontroversial. Ketika teman-teman Ikhwah dengan bendera BEM SI ramai-ramai turun ke jalan menuntut Gus Dur turun, saya waktu itu sebagai anggota Majlis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UI memilih untuk mengerjakan kewajiban MPM terutama memberi advokasi kepada mahasiswa baru yang keberatan dengan kenaikan biaya kuliah serta menyelesaikan regulasi bagi semua UKM-UKM tingkat universitas. Karena 90% anggota MPM adalah Ikhwah Tarbiyah akhirnya rapa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+